Pimpin Rakor Percepatan Opla dan Cetak Sawah, HD:Ayo Kita Dorong Jika Ada Hambatan Segera Kita Selesaikan Bersama

Uncategorized3975 Dilihat

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi antar berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga instansi vertikal dan perguruan tinggi, demi kelancaran dan efektivitas program Opla dan Cetak Sawah. Fokus utama dalam rapat ini adalah memastikan kesiapan lahan yang clean and clear sehingga proses pengerjaan dapat berjalan tanpa hambatan.

Gubernur Herman Deru dalam arahannya menyampaikan bahwa terpilihnya Sumsel sebagai salah satu target utama program Opla dan Cetak Sawah secara nasional bukan hanya karena kekayaan alam yang dimiliki, namun juga karena kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengimplementasikan program tersebut.

“Kita harus betul-betul siap. Kerja kita ditargetkan 25% atau dari 3 juta gabah kering yang ada saat ini. Intensifikasi dan ekstensifikasi sangat penting, maka bagaimana kita mengelola ini dengan baik. Ayo kita dorong, jika ada hambatan, segera kita selesaikan bersama,” tegas Gubernur HD.

Lebih lanjut, Gubernur Deru menekankan bahwa Sumsel telah membuktikan kekuatannya dalam swasembada pangan. Sebelumnya, Sumsel berada di peringkat ke-8 nasional sebagai penghasil padi, dan kini telah berhasil naik ke peringkat ke-5. Dengan adanya program Opla dan Cetak Sawah yang dipercepat ini, Sumsel menargetkan untuk dapat mencapai peringkat ke-3 nasional sebagai produsen padi.

Sementara itu, Dirjen PSP Kementan Andi Nur Alamsyah l, S.STP.,M.T., menyatakan komitmen penuh Kementan untuk mendukung pelaksanaan program Opla dan Cetak Sawah di Sumsel. Ia menyampaikan bahwa target Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program ini di Sumsel pada tahun 2025 adalah seluas 150.000 hektar. Adapun progres kontrak Survey, Investigation, and Design (SID) tahap I telah mencapai 5.000 hektar dan tahap II seluas 11.400 hektar, sehingga percepatan pelaksanaan kontrak menjadi krusial untuk mencapai target yang diinginkan.