Diduga Ada Permainan di ULP Pokja 4 Muba, Warga Pertanyakan Integritas Proses Lelang Proyek

“Kami turun bukan untuk gaduh, tapi sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan. Kami ingin pembangunan di Muba berjalan sesuai visi Bupati untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Massa aksi kemudian diterima oleh Asisten III Setda Muba bidang pembangunan, Alva Elan, SSTP., MPSDA, yang hadir bersama perwakilan Inspektorat Muba. Dalam kesempatan itu, Alva menyampaikan bahwa pemerintah akan menampung semua aspirasi masyarakat dan menindaklanjutinya sesuai prosedur.

“Kami menghargai setiap bentuk masukan dari masyarakat. Semua laporan akan kami sampaikan kepada Bupati Muba untuk ditindaklanjuti secara profesional,” ujar Alva.

Sementara itu, perwakilan dari ULP Pokja 4 Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Muba menyatakan komitmennya untuk melakukan evaluasi internal. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan penempatan pegawai baru yang dinilai lebih kompeten dan berintegritas di bidang pelelangan.

“Kami berkomitmen memperbaiki sistem agar ke depan tidak ada lagi celah penyimpangan. Integritas adalah kunci utama dalam setiap proses lelang,” tegasnya.

Aksi protes tersebut berjalan tertib dan menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut transparansi pengelolaan proyek pemerintah daerah yang bersumber dari uang rakyat. Masyarakat berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin.

(Megat Alang)