Onews-id.com (Palembang)- Pemerintah Kabupaten Banyuasin bergerak cepat merespon ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Sumatera Selatan dalam beberapa bulan ke depan. Di bawah instruksi Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH., Pemkab Banyuasin kini memperketat pengawasan di wilayah-wilayah rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Jumat (24/04)
Berdasarkan data BMKG, fenomena El Nino kategori moderat hingga kuat diprediksi akan mulai muncul pada periode Mei-Juli 2026. Kondisi ini diperkirakan akan memperparah musim kemarau, di mana puncaknya diprediksi terjadi pada bulan Agustus dan September. Pada masa tersebut, curah hujan diperkirakan berada di bawah normal atau jauh lebih kering dibandingkan rata-rata tahunan.









