Akhmad Mahidin Serap Aspirasi Warga Ogan Ilir dalam Reses: Fokus Infrastruktur, Pertanian, dan Lingkungan

Uncategorized4394 Dilihat

ONews-id.com (Ogan Ilir)-Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Mahidin, SH, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang IV Tahun Anggaran 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir. Kegiatan serap aspirasi masyarakat ini berlangsung mulai 11 hingga 18 Oktober 2025, dengan salah satu titik pelaksanaan utama di Desa Betung I, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir.
Kehadiran Achmad Mahidin disambut antusias oleh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta perwakilan pelajar dan kelompok tani. Dalam suasana penuh keakraban, warga Desa Betung I menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas masyarakat setempat.
Beberapa usulan penting yang mengemuka dalam dialog antara masyarakat dan legislator dari Partai Golkar tersebut di antaranya adalah peningkatan status jalan kabupaten menjadi jalan provinsi pada ruas Lubuk Keliat (Ogan Ilir) – Kabupaten Muara Enim. Warga menilai, peningkatan status jalan tersebut sangat mendesak karena kondisi jalan yang kerap rusak parah dan merupakan jalur vital penghubung antar wilayah.
Selain itu, masyarakat juga meminta pembuatan pagar dan fasilitas MCK di SMA Negeri 1 Lubuk Keliat, sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan dan keamanan proses belajar-mengajar di sekolah tersebut.

Foto : Suasana Reses Akhmad Mahidin

Usulan lainnya mencakup pembuatan siring sepanjang tiga kilometer pada ruas jalan kabupaten, penyediaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pengadaan pupuk subsidi bagi petani dan pekebun rakyat, serta normalisasi sungai dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di beberapa titik rawan banjir.
Achmad Mahidin dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui pembahasan di tingkat provinsi. Ia juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat pedesaan, terutama dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan pertanian.