Hendra juga mengungkapkan, distribusi air bersih di sejumlah wilayah Banyuasin masih belum berjalan optimal. Bahkan, di beberapa daerah, aliran air masih terjadi satu minggu dua kali akibat ketidakseimbangan antara jumlah pelanggan dan kapasitas penampungan air.
“Masih ada wilayah yang aliran airnya satu minggu dua kali. Bahkan kantor Perumda Tirta Betuah sendiri yang berada di Pangkalan Balai ini sampai sekarang juga masih mengalami hal yang sama, airnya mengalir satu minggu dua kali,” ungkap Hendra.
Perumda Tirta Betuah Banyuasin berharap dengan masuknya investor dan dukungan berbagai pihak, pelayanan air bersih dapat terus ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Banyuasin,
Kasus ini menjadi ujian bagi pemerintah daerah apakah pelayanan publik akan dibenahi secara serius, atau keluhan warga kembali mengalir tanpa jawaban. (red)









