Warga Desa Semangus Masih Diresahkan oleh Kawanan Gajah Liar, Minta Tindakan Konkret dari BKSDA Sumsel dan PT MHP

Lingkungan Hidup, Pali1152 Dilihat

ONews-id.com (Pali)-– Warga Dusun IV, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), masih merasa resah akibat kehadiran kawanan gajah liar yang merusak kebun mereka. Diduga, keberadaan gajah ini berkaitan dengan konservasi lahan di area perusahaan Musi Hutan Persada (PT MHP).

Berbagai upaya telah dilakukan warga untuk mengusir kawanan gajah liar tersebut, termasuk membunyikan suara keras di kebun mereka. Namun, hingga saat ini, gajah-gajah tersebut masih berkeliaran dan terus merusak tanaman milik warga.

Pada Senin (10/2/2025) lalu, Pemerintah Desa Semangus bersama warga telah mendatangi DPRD Kabupaten PALI untuk menyampaikan keluhan mereka. Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati bahwa kawanan gajah tersebut akan segera diusir dan ditangkap. Sayangnya, hingga saat ini, belum ada tindakan nyata yang berhasil mengatasi permasalahan tersebut.

Lukman, salah satu warga Desa Semangus, menyatakan bahwa kawanan gajah liar masih sering terlihat di area perkebunan. “Kami sudah berupaya mengusir gajah-gajah ini, tetapi tidak berhasil. Mereka biasanya datang di malam hari dan merusak tanaman seperti sawit dan ubi yang siap panen,” ungkapnya, Senin (17/2/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak PT MHP sebelumnya berjanji akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel dan Lahat untuk mengusir kawanan gajah tersebut. Namun, hingga kini, belum ada tindakan konkret yang dilakukan oleh pihak perusahaan maupun instansi terkait.

“Saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten PALI dan DPRD untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Jangan sampai ada korban jiwa lagi di desa kami akibat serangan gajah liar,” tegas Lukman.

Sementara itu, Kepala Desa Semangus, Lian Sasnadi, membenarkan bahwa warga masih merasa terancam dengan kehadiran kawanan gajah liar.