“Muba Edu-Talk adalah bentuk nyata pengabdian siswa SMANSS kepada masyarakat. Kami hadir dengan konsep edukatif untuk mengajak pelajar berpikir lebih kritis dan eksploratif di era digital. Seminar ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran hukum dan literasi di kalangan remaja,” ujar Ahmad Faril.
Ia juga menekankan bahwa edukasi hari ini tidak terbatas pada ruang kelas formal saja, melainkan dapat dikembangkan melalui media kreatif seperti seminar, podcast, dan forum diskusi, yang semakin relevan dan menarik minat generasi muda.
Melalui “Muba Edu-Talk”, para peserta tidak hanya mendapat wawasan baru, tetapi juga dorongan untuk menjadi pribadi yang lebih peka terhadap isu-isu sosial dan hukum di lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Muba, dan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pelajar yang kritis, cerdas, serta peduli terhadap pembangunan sosial berbasis edukasi. (**)













