“Target Pemerintah tahun ini adalah 0%, diharapkan tahun-tahun ke depan bisa terus turun, maka dari itu bantuan untuk masyarakat segera disalurkan oleh OPD terkait dan untuk perbankan agar KUR bisa disalurkan sebelum tanggal 10 September karena pemuktahiran 11-15 September 2024,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuasin Basuki Rahmat, S.ST.,M.Stat mengucapkan apresiasi untuk seluruh stakeholder karena telah konsisten menurunkan angka kemiskinan Tahun 2023 di Kabupaten Banyuasin menjadi 9,31%. Pada inpres nomor 4 tahun 2022 BPS ditugaskan untuk melakukan evaluasi perkembangan penghapusan kemiskinan ekstrem yang merupakan bagian dari survei sosial dan ekonomi nasional. Angka kemiskinan ekstrem dihitung oleh BPS untuk membantu percepatan penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
“Setiap tahun BPS menghitung 2 kali yaitu Maret dan September. Di bulan Maret untuk Kabupaten/Kota dan Nasional. September untuk Provinsi dan Nasional. Harapan kita ke depan lambat laun bisa menyalip Kota Pagaralam angka kemiskinan terendah dan kita harus bekerjasama dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem ini,” jelasnya.
Turut hadir Asisten l, Asisten ll, Asisten lll, Para Kepala OPD, Kepala Baznas, Kepala BPS, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Kesehatan, Kepala Bank Sumsel Babel, Kepala Bank BNI, Kepala Bank Mandiri.
Pewarta : Makki








