Sementara itu, Kepala DLH Pali melalui Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Lihan, S.T, M.Si. mengatakan dalam pelaksanaan pengelolaan persampahan Organik dan Anorganik kegiatan penyelenggaraan penyuluhan dan kampanye lingkungan hidup Kabupaten PALI.
“Sampah seperti yang kita tahu, semua sudah tahu tentang sampah, Tapi bagaimana tata cara pengelolaan sampah itu yang baik, dan bisa menghasilkan uang. Selama ini sampah itu dianggap sebagai kotoran,” ungkap Lihan.
Kegiatan ini bertujuan untuk, Meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah, Memahami perbedaan sampah organik dan anorganik, Edukasi dan kampanye lingkungan tentang dampak pengelolaan sampah, Pelatihan mempraktikan
secara langsung cara-cara
pengolahan sampah, seperti pembuatan kompos,atau kerajinan daur ulang, Mendorong Partisipasi aktif masyarakat, mengurangi timbunan sampah, menciptakan lingkungan yang bersih dan
sehat serta menciptakan manfaat ekonomis, Mengevaluasi post-test atau survey untuk mengukur tingkat
keberhasilan dan pemahaman peserta setelah pelatihan,”imbuhnya.
Adapun Narasumber dalam pelatihan pengelolaan sampah Organik dan Anorganik yakni Hairul Gusra SH dan Pelatih Pengelolaan Sampah Haikun Aprika yang diikuti, 11 TPS3R ditiap kecamatan dan 3 Bank Sampah Dilingkup Kabupaten Pali.
Nanda







