Meski Alur Sungai Disebut Ditutup, Tongkang Batu Bara Kembali Tabrak Tiang Pancang Jembatan Lalan

Musi Banyuasin22 Dilihat

ONews-id.com (Muba) – Insiden kembali terjadi di kawasan pembangunan Jembatan P6 Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin. Sebuah tongkang pengangkut batu bara dilaporkan menabrak tiang pancang jembatan pada Rabu (13/05/2026), memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tongkang bernama Pasifik Star 8703 yang ditarik Tugboat Marina 2241 sebagai push boat diduga bersentuhan dengan tiang pancang beton penahan jembatan hingga menyebabkan bagian struktur mengalami kerusakan.

Dalam video amatir yang direkam warga di lokasi kejadian, terdengar suara masyarakat yang menyayangkan insiden tersebut.

“Ancur… ancur… dak jadi lagi jembatan kami,” ucap seorang warga dalam rekaman video yang beredar.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin diketahui telah menggelar rapat koordinasi pada 29 April 2026 di Ruang Rapat Serasan Sekate yang dipimpin Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet. Dalam rapat tersebut dibahas upaya percepatan revitalisasi Jembatan Lalan, termasuk pembahasan terkait aktivitas angkutan batu bara di alur Sungai Lalan.

Sejumlah warga mempertanyakan masih adanya aktivitas tongkang yang melintas di kawasan pembangunan jembatan, mengingat sebelumnya beredar informasi adanya penutupan sementara alur sungai guna mendukung proses revitalisasi jembatan.

“Kalau memang ada pembatasan atau penutupan sementara, masyarakat berharap aturan itu benar-benar diawasi demi keselamatan dan pembangunan jembatan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Warga menilai insiden berulang di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, instansi pengawasan pelayaran, maupun pihak perusahaan angkutan sungai, agar proses pembangunan jembatan tidak kembali mengalami hambatan.