Onews-id.com (Palembang )-Tongkat komando Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan kini resmi berada di tangan Maha Resi Tama. Pelantikan tersebut menandai babak baru perjalanan seorang birokrat yang telah menapaki dunia pemerintahan selama hampir dua dekade.
Bagi Tama, birokrasi bukanlah ruang yang asing. Kariernya dimulai pada 2006 sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan). Ia mengawali pengabdian di Bagian Ekonomi, tempat dirinya memahami secara langsung dinamika tata kelola pemerintahan daerah.
Setahun berselang, kepercayaan diberikan kepadanya untuk menjabat Kepala Seksi Pembangunan di tingkat kelurahan. Pada 2008, ia kembali menempati posisi strategis sebagai Kepala Subbagian Ekonomi. Kariernya terus menanjak hingga pada 2010 dipercaya sebagai Sekretaris Camat Muara Dua.
Pengalaman lapangan tersebut mengasah kemampuan manajerialnya sebelum kemudian memimpin Bagian Protokol selama lima tahun, sebuah jabatan yang menuntut ketelitian, ketegasan, sekaligus kemampuan membangun komunikasi lintas sektor.
Pada 2015, Tama melanjutkan pengabdian di Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai sekretaris, sebelum dipercaya memimpin Kecamatan Simpang Matapura. Empat tahun kemudian, ia bergabung dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan bertugas di sektor perindustrian.
Kematangan kariernya semakin teruji saat ia menjabat sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel selama lima tahun. Pada September 2025 lalu, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Satpol PP Sumsel, hingga akhirnya dilantik sebagai Kepala Satpol PP Sumsel.
Lahir pada 22 Agustus 1971, Maha Resi Tama dikenal sebagai sosok tenang dengan jejaring birokrasi yang luas. Ia mengakui bahwa perjalanan kariernya banyak dibentuk oleh proses belajar dari para senior yang lebih berpengalaman.
“Saya banyak belajar dari pejabat eselon III yang lebih dulu makan asam garam. Pengalaman mereka membantu saya bergerak lebih cepat dan lebih tepat,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Mengusung moto berkinerja baik, smart, dan humanis, Tama berkomitmen menjadikan Satpol PP tidak hanya sebagai penegak peraturan daerah, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat. Menurutnya, profesionalisme, etika, dan inovasi harus berjalan beriringan dalam tubuh korps yang kini ia pimpin.
Dengan bekal pengalaman lintas sektor dan pendekatan kepemimpinan yang humanis, Tama diharapkan mampu membawa Satpol PP Sumsel tampil lebih adaptif, berwibawa, dan semakin dipercaya masyarakat.
Mengenal Maha Resi Tama, Nahkoda Baru Satpol PP Sumsel yang Sarat Pengalaman Birokrasi






