Membuka Jalan Harapan di Mesuji Makmur: Saat Medan Berat Ditaklukkan oleh Gotong Royong

Ogan Komering Ilir, TNI1090 Dilihat

Foto : Dandim 0402/OKI-OI Bersama Wakil Bupati OKI

Onews-id.com (OKI)-Langit Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur,tampak begitu cerah Tanah yang masih  lembap dan jalur yang masih berupa bentangan tanah  menjadi saksi bagaimana sebuah harapan sedang dibuka secara harfiah.
Di tengah hamparan lokasi pembangunan jalan, dua sosok tampak menyusuri medan yang tak mudah. Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, bersama Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Supriyanto, turun langsung meninjau progres pembukaan jalan dalam program TMMD ke-128.
Langkah mereka tak sekadar inspeksi. Ini adalah cara memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Jalan yang tengah dibuka itu bukan sekadar proyek fisik. Bagi warga, ia adalah urat nadi baru ,Penghubung antarwilayah, pembuka akses ekonomi, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Di lokasi, alat berat bekerja berdampingan dengan tenaga manusia. Personel TNI dan warga bahu-membahu menaklukkan medan yang menantang tanah yang kering , terik matahari begitu menyengat, hingga kontur lahan yang sulit dilalui.
“Pembukaan jalan ini menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Akses terbuka, ekonomi bergerak,” ujar Dandim di sela peninjauan.
Apa yang terlihat di lapangan memang jauh dari kata mudah. Namun, justru di situlah nilai utama TMMD yang menyatu berkolaborasi bersama TNI dan pemerintah serta rakyat
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, tak menutupi rasa apresiasinya melihat semangat yang terbangun. Baginya, program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan kebersamaan.
“Ini bukti nyata sinergi. TNI, pemerintah, dan masyarakat menyatu dalam satu tujuan,” ungkapnya.
Di balik suara mesin dan derap langkah para pekerja, ada optimisme yang tumbuh. Meski menghadapi kendala cuaca dan medan berat, progres pekerjaan dinilai berjalan optimal.
Bagi warga setempat, jalan ini akan mengubah banyak hal—mempercepat akses hasil pertanian, mempermudah mobilitas, hingga membuka peluang ekonomi baru yang sebelumnya terhambat.
TMMD ke-128 di Pematang Sukatani bukan hanya tentang membelah tanah untuk dijadikan jalan. Ia adalah simbol bagaimana kerja bersama mampu menembus keterbatasan.
Di desa ini, setiap jengkal tanah yang terbuka bukan sekadar lintasan baru, melainkan jalan menuju masa depan yang lebih terhubung, lebih hidup, dan lebih sejahtera.(Feature/Andi Oktarius)