Mahasiswa Fakultas Pertanian UMP Kunjungi Pagaralam Dalami Tentang Kopi Varietas Raden Kuning

Pagaralam, Perkebunan638 Dilihat

Onews-Id.com(Pagaralam)-Kopi di Pagaralam bukan hanya soal rasa dan aroma, tetapi juga tentang harapan hidup yang lebih baik bagi para petaninya. Perspektif inilah yang diperkenalkan Dinas Pertanian Kota Pagaralam saat menerima kunjungan ratusan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang, Senin 2026 yang datang untuk belajar langsung mengenai produktivitas, kualitas, dan inovasi kopi Pagaralam yang telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG).
Kunjungan tersebut menjadi momentum Dinas Pertanian Pagaralam untuk memperlihatkan potensi besar sektor perkebunan kopi, khususnya kopi robusta yang selama ini menjadi komoditas unggulan, Selain kopi robusta, mahasiswa juga diperkenalkan dengan varietas baru yang dikembangkan, yakni kopi Raden Kuning yang saat ini sedang dibudidaya kan.
Kepala Dinas Pertanian Pagaralam, Suterimawati, MM melalui Kepala Bidang Perkebunan, Anjas Hariansyah, menjelaskan kopi Raden Kuning merupakan varietas yang sangat sesuai dengan kondisi alam Pagaralam.
“Untuk Raden kuning ini, syarat utamanya harus ditanam di ketinggian 1.000. mdpl ,Kondisi iklim dan tanah kita sangat mendukung varietas ini,
dalam pengelolaan kebun kopi, petani memadukan kearifan lokal dengan teknologi modern. Meski sebagian masih cara manual, tidak sedikit petani yang telah memanfaatkan mesin modern, terutama pada kebun dengan skala besar.
Menurut Anjas, kualitas kopi Pagaralam telah mendapatkan pengakuan nasional.
Pagaralam merupakan penyuplai kopi berkualitas terbaik yang sudah memiliki sertifikat IG, Ini bukti kopi kita punya karakter rasa dan mutu yang diakui,”
Inovasi lain yang mendorong peningkatan produksi adalah teknik sambung pucuk menggunakan klon kopi robusta unggulan. Metode ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen
“Dulu satu batang kopi paling banyak menghasilkan setengah kilo sampai satu kilo. Sekarang dengan sambung pucuk, hasilnya bisa mencapai tiga kilo,per batang,” ungkap Anjas.
Manfaat inovasi tersebut dirasakan langsung oleh petani. Perwakilan Kelompok Tani Kibuk Rosi mengakui perubahan besar pada hasil dan kesejahteraan keluarga mereka.
“Sekarang kami sudah terbiasa dengan buah kopi yang lebat. Hasil panen meningkat, pendapatan juga ikut naik, sehingga ekonomi keluarga petani jauh lebih baik ” ujarnya.

Ketua Program Studi Fakultas UMP Doktor Rahmad Kurniawan, S.P., menilai kunjungan lapangan ini sangat penting bagi mahasiswa.
“Mahasiswa bisa melihat dan merasakan langsung kopi berkualitas terbaik dari petani Pagaralam. pengalaman nyata yang tidak didapatkan dari ruang kelas
Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh gambaran utuh pengelolaan perkebunan kopi dari hulu ke hilir, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda untuk ikut menjaga dan mengembangkan kopi lokal Pagaralam.