HUT IKATRI DPRD Sumsel ke-11: Dorong UMKM dan Transformasi Wastra Sumsel Menuju Panggung Nasional

Peringatan dengan Tema "Mengabdi Dengan Hati" Hadirkan Pameran Produk Lokal dan Karya Budaya Khas Sumatera Selatan

ONEWS-ID.COM (Palembang) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (IKATRI) DPRD Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan momentum strategis bagi penguatan perekonomian lokal dan pelestarian budaya daerah.

Digelar pada Sabtu (10/01/2026) di Lapangan Kantor DPRD Sumsel dengan tema “Mengabdi Dengan Hati”, acara ini menyatukan berbagai pihak untuk mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta transformasi warisan tekstil khas Sumsel menjadi produk berdaya saing nasional.

Berbagai elemen penting berkumpul dalam acara tersebut, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Febrita Lustia Herman Deru, Ketua IKATRI DPRD Sumsel Noeke Anggraini, serta seluruh jajaran pengurus IKATRI se-Provinsi Sumsel.

Acara tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wadah kolaborasi melalui pameran produk unggulan UMKM dan pameran Wastra Nusantara khas Sumatera Selatan.

Noeke Anggraini, Ketua IKATRI DPRD Sumsel, menegaskan peran organisasi ini sebagai katalisator bagi kemajuan UMKM:

“Kegiatan HUT ke-11 ini dirancang untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM Sumsel, baik kepada masyarakat luas maupun jaringan IKATRI di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Kami berkomitmen menjadi wadah pemberdayaan perempuan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Sementara itu, Febrita Lustia Herman Deru mengapresiasi pelaksanaan acara yang dinilai sarat makna dan berdampak nyata bagi masyarakat:

“Pelibatan UMKM dalam peringatan HUT IKATRI merupakan langkah konkret yang perlu terus diperluas. Ke depan tahun 2026, kami harapkan kegiatan IKATRI semakin berkualitas dengan tetap mengedepankan jiwa sosial yang sesungguhnya – bekerja dari hati.”

Febrita juga mendorong perluasan kolaborasi dengan IKATRI tingkat kabupaten dan kota, menekankan bahwa kualitas kegiatan lebih utama daripada frekuensi pelaksanaan.