LSM Trinusa Desak Evaluasi Angkutan Batu Bara Usai Tiang Pancang Roboh di Lalan

Musi Banyuasin25 Dilihat

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti robohnya tiang pancang tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih terus dilakukan.

Ketua LSM Trinusa, Parlan, turut menyoroti insiden tersebut. Ia meminta adanya langkah konkret dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Ini perlu menjadi perhatian serius. Pengawasan terhadap aktivitas tongkang batu bara harus diperketat agar tidak menimbulkan kerusakan fasilitas umum maupun membahayakan masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai,” tegas Parlan.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas angkutan batu bara di perairan Musi Banyuasin perlu dilakukan, termasuk memastikan seluruh operator tongkang mematuhi standar keselamatan pelayaran.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah penanganan dan pengawasan yang lebih maksimal guna mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari.(*)