LSM Gempita dan Aktivis Akan Gelar Aksi Damai, Desak Penindakan PT SBI atas Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi dan Pelanggaran AMDAL

Musi Banyuasin1134 Dilihat

ONews-id.com(muba) – Lembaga Swadaya Masyarakat Generasi Muda Peduli Tanah Air (LSM Gempita) Kabupaten Musi Banyuasin bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil dan aktivis lingkungan berencana menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat. Aksi ini akan dipusatkan di dua lokasi strategis, yakni di depan Mapolres Musi Banyuasin dan Kantor Bupati Muba.

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan terhadap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah tegas terhadap PT Sino Beton Indonesia (SBI) yang beroperasi di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir. Perusahaan ini diduga kuat menyalahgunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar untuk operasional batching plant dan kendaraan distribusinya.

Ketua Gempita Muba, Mauzan, mengungkapkan bahwa penyalahgunaan solar subsidi oleh perusahaan besar merupakan pelanggaran serius terhadap regulasi negara, termasuk Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang secara jelas mengatur distribusi dan peruntukan BBM bersubsidi.

“Solar subsidi diberikan negara untuk rakyat kecil, nelayan, petani, dan pelaku UMKM. Jika perusahaan besar seperti PT SBI menggunakannya, maka itu bentuk pelanggaran hukum dan moral,” tegas Mauzan, Kamis (10/7/2025).

Lebih lanjut, dugaan pelanggaran juga mengarah pada aspek lingkungan. PT SBI disinyalir menjalankan kegiatan industri tanpa mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.