ONews-id.com (OKI)– Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jauhari A. Karim, A.Ma., angkat bicara terkait kasus penganiayaan yang menimpa Kepala Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Komarudin, S.E., M.M., bersama saudaranya Zainal Abidin, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI dan pihak keamanan perusahaan di area PT Buluh Cawang Plantation (BCP) Blok 8, pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Jauhari menegaskan, jika nanti terbukti ada keterlibatan pihak lain di luar oknum TNI, termasuk dari unsur karyawan perusahaan, maka dirinya sebagai wakil rakyat akan mendorong agar persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum.
“Seandainya nanti ada oknum selain TNI yang ikut terlibat—baik memfasilitasi atau memprovokasi—akan kami bawa ke jalur hukum,” tegas Mas Joe, sapaan akrab Jauhari, Selasa (22/10/2025).
Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta Denpom Kodam II/Sriwijaya untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius dan transparan.
“Kami dari DPRD Provinsi Sumsel meminta pimpinan dewan memfasilitasi pertemuan dengan Pangdam II/Sriwijaya untuk menyampaikan langsung laporan terkait kejadian ini,” ujarnya.
Jauhari A. Karim Anggota DPRD Provinsi Sumsel Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Kades Cahya Bumi














