Dana Desa 2025 Diduga Tak Direalisasikan, Dua TPA di Desa Gajah Makmur Belum Dibangun

Onews-id.com (OKI)- Realisasi pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Gajah Makmur, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), diduga bermasalah. Pasalnya, sejumlah bangunan yang telah direncanakan disebut tidak dibangun hingga akhir tahun anggaran.
Dugaan tersebut mencuat saat Camat Sungai Menang, Hj Eka Mardia, ST, MM, menggelar rapat di tingkat kecamatan belum lama ini. Seorang sumber yang hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa camat sempat menyinggung adanya bangunan di Desa Gajah Makmur yang tidak direalisasikan pada tahun 2025.
“Saya dengar langsung bu camat menyampaikan bahwa ada bangunan di Desa Gajah Makmur yang tidak dibangunkan tahun 2025,” ujar sumber tersebut.
Menurut sumber yang sama, persoalan ini bahkan telah sampai ke telinga Wakil Bupati OKI, Supriyanto. “Informasi yang saya dengar, ada juga yang melapor ke Pak Wakil Bupati,” katanya.
Sementara itu, seorang perangkat Desa Gajah Makmur membenarkan adanya pembangunan yang belum direalisasikan. Ia menyebut terdapat dua unit Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang hingga kini belum dibangun.
“Ya benar, ada dua bangunan TPA yang belum dibangunkan,” akunya.
Namun, perangkat desa tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan belum direalisasikannya pembangunan tersebut. Ia juga menyebut tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaannya. “Saya kurang tahu pastinya, karena sebagai perangkat desa saya tidak pernah dilibatkan,” ujarnya.
Camat Sungai Menang, Hj Eka Mardia, saat dikonfirmasi membenarkan adanya persoalan terkait pembangunan di Desa Gajah Makmur. “Ya, persoalan ini sudah kita ketahui,” kata Eka, Senin (18/1/2026).
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut telah dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten OKI untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan. “Sudah kita laporkan ke Inspektorat OKI,” tegasnya.
Namun demikian, Eka mengaku belum mengetahui secara detail bangunan apa saja yang belum direalisasikan. “Saya kurang tahu bangunan apa saja, karena saya bukan tim verifikasi. Silakan tanyakan ke Pak Sekcam,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Gajah Makmur, Ali Usman, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon selulernya tidak mendapat respons.