ONews-id.com, OKI – Tradisi Midang morge siwe dan midang bebuke yang berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, masih tetap lestari hingga kini. Tradisi yang turun-temurun ini menjadi bagian dari perayaan Idulfitri, khususnya di Kecamatan Kayuagung, ibu kota kabupaten OKI.
Midang Bebuke merupakan tradisi khas masyarakat Kayuagung yang dilakukan setelah perayaan Idulfitri. Dalam kegiatan ini, para pemuda dan pemudi akan berpartisipasi dalam arak-arakan di sepanjang jalan dengan mengenakan pakaian adat yang indah dan penuh warna dengan menampilkan pakai pengantin pria dan wanita saat acara pernikahan, Acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan oleh leluhur.
Masyarakat Kayuagung sangat antusias dalam menyambut tradisi ini. Tak hanya penduduk setempat, wisatawan dan perantau yang pulang kampung juga turut menyaksikan kemeriahan Midang Bebuke. Hal ini menjadikan tradisi ini sebagai daya tarik wisata budaya yang unik di Sumatera Selatan.
Menurut salah satu tokoh adat Drs H. Saiful Ardan SH saat dibincangi onews menyampaikan,tradisi Midang morge siwe dan midang bebuke memiliki filosofi mendalam tentang kebersamaan dan kekeluargaan. “Midang Bebuke bukan sekadar pawai atau ajang pamer busana adat, tetapi lebih kepada upaya mempererat tali silaturahmi antar warga,” ujarnya.













