Rilis ini amat bermanfaat bagi Pemda untuk menentukan arah kebijakan, apalagi dengan bonus demografi OKI bisa melakukan percepatan pembangunan” ujarnya.
Yudis menambahkan memang ada perbedaan data mencapai 35 ribu jiwa antara BPS dan Disdukcapil karena beberapa faktor.”
“Selisih data itu misalnya ada warga yang belum merekam e-KTP, pindah domisili dan sebagainya. Ini yang akan dilakukan sinkronasi dengan Disdukcapil OKI” terangnya.(ril)







