Subdit V Kamsus Dit Intelkam Polda Sumsel Gelar FGD Bahas Strategi Pengawasan Gerakan Pangan Murah Lewat Media Sosial

Palembang, Polri2781 Dilihat

ONews-id.com (Palembang )-Dalam rangka mendukung Program Astacita Presiden Prabowo, digelar Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengawasan Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui Media Sosial di Airish Hotel, Jalan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (30/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber dari berbagai instansi, yaitu Dinas Ketahanan Pangan Sumsel, Bulog, Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Dinas Kominfo Sumsel, serta Ditkrimsus Polda Sumsel.

Kasubdit V Kamsus Dit Intelkam Polda Sumsel, AKBP Dudi Novery, S.E., menjelaskan bahwa strategi pengawasan GPM ini merupakan bagian dari proyek perubahan yang bertujuan memperkuat sinergi antar-instansi sekaligus meningkatkan peran masyarakat.

ā€œSaat ini masih minim informasi soal harga, stok, jadwal, dan lokasi GPM. Selain itu, koordinasi antar instansi juga belum optimal, begitu juga partisipasi masyarakat yang masih rendah. Dengan adanya FGD ini, kita ingin membangun sistem pengawasan digital yang terintegrasi,ā€ ujar Dudi.

Ia menambahkan, salah satu upaya konkret adalah membentuk kanal pengaduan masyarakat melalui media sosial, seperti Instagram dan grup digital khusus, sehingga keluhan terkait GPM dapat langsung ditindaklanjuti oleh satgas pangan.

ā€œIntinya, kita ingin masyarakat tahu kapan dan di mana GPM digelar, sekaligus memastikan bahan pokok benar-benar bisa dibeli murah oleh masyarakat. Sosialisasi harus lebih masif, jangan menunggu laporan dari bawah saja,ā€ paparnya.

Dudi juga menekankan pentingnya distribusi yang adil.

ā€œJangan sampai stok beras banyak di gudang tetapi tidak teralokasi ke masyarakat. Pemerintah harus memastikan bantuan dan subsidi tepat sasaran, terutama bagi warga tidak mampu,ā€ tandasnya.