Onews-id.com (Palembang)-Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengungkap jaringan narkotika yang diduga terhubung dengan sindikat lintas negara. Pengungkapan tersebut dibarengi dengan pemusnahan barang bukti sabu dan ekstasi hasil operasi selama November 2025 hingga Januari 2026.
Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, memimpin langsung pemusnahan 8.282 gram sabu dan 770 butir ekstasi di Polrestabes Palembang.
Menurut Sandi, langkah itu merupakan bagian dari strategi “counter attack” untuk memutus rantai distribusi narkotika yang mulai melibatkan jaringan internasional.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga menangkap dua warga negara Malaysia yang diduga terlibat dalam distribusi narkotika lintas negara.
Penyidik turut menemukan modus baru peredaran narkoba dalam bentuk cartridge yang mengandung zat THC dan etomidate. Temuan awal sebanyak 17 cartridge berkembang menjadi 91 cartridge setelah dilakukan penyelidikan lanjutan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Yulian Perdana, menyatakan pola distribusi yang digunakan menunjukkan adanya upaya jaringan internasional menjadikan Sumatera Selatan sebagai jalur peredaran sekaligus pasar baru.
Sandi menegaskan, kepolisian tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika, termasuk yang melibatkan pelaku dari luar negeri.
“Setiap jaringan yang terindikasi lintas negara akan kami tindak tanpa kompromi,” ujarnya.
Polisi memperkirakan pengungkapan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 66 ribu orang dari penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan penyelidikan tidak berhenti pada penangkapan kurir atau pelaku lapangan.
Menurutnya, penyidik akan menelusuri hingga ke pengendali utama jaringan, termasuk yang berada di luar wilayah Indonesia.
“Kami memperkuat patroli siber, pengawasan jalur distribusi, dan kerja sama lintas instansi untuk mempersempit ruang gerak sindikat,” kata Sonny.
Pemusnahan barang bukti tersebut menjadi pesan tegas bahwa Sumatera Selatan tidak akan menjadi jalur aman bagi peredaran narkotika.
Sindikat Lintas Negara Masuk Sumsel, Polda Lakukan Counter Attack dan Musnahkan Sabu-Ekstasi














