Sementara itu, Plt Kepala Disdagperin Muba, Nwardi Endang, menegaskan bahwa total komoditas yang disediakan hari itu mencapai 6 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng. Ia menambahkan bahwa pasar murah merupakan bagian dari strategi jangka pendek Pemkab dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Operasi pasar murah seperti ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga harga bahan pokok tetap stabil, terutama saat terjadi lonjakan harga atau inflasi. Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan subsidi langsung dan kerja sama antarinstansi, kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, keberlanjutan dan pemerataan program semacam ini menjadi kunci dalam menjaga kesejahteraan warga, terutama di tengah tantangan ekonomi global.(Megat Alang)Â








