Pengurus HIMPAUDI Kabupaten OKI Resmi Dikukuhkan Dorong Penguatan Pendidikan PAUD Melalui Teknologi

Uncategorized2047 Dilihat

ONews-id.com (OKI)– Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini, Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) abupaten OKI resmi dikukihkan di dinasti land Kayuagung pada Kamis (3/7/2025).

Pengukuhan ini disambut penuh harapan oleh Bunda PAUD Seluruh kecamatan yang hadir di kabupaten OKI, Bunda Tifah. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya amanah yang kini diemban para pengurus HIMPAUDI untuk menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta fokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

“Tantangan pendidikan PAUD ke depan semakin kompleks. Mulai dari peningkatan kualitas pendidik dan lembaga, akses pendidikan yang merata, hingga keterlibatan aktif keluarga dalam proses belajar anak,” ujar Latifah.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD di era digital saat ini. “Kita harus siap memberi sentuhan teknologi kepada pendidik PAUD agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, dan menarik bagi anak-anak,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI yang diwakili Kabid PAUD, Desi Puspasari, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan HIMPAUDI dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Terlebih, pemerintah pusat telah mencanangkan kebijakan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari jenjang prasekolah, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi emas Indonesia tahun 2045.

Desi juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus HIMPAUDI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat baru dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten OKI.

“Dengan kepengurusan baru ini, HIMPAUDI diharapkan semakin solid dalam menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kompetensi pendidik PAUD non formal, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan dasar sejak usia dini,” pungkasnya.

Andi