Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan bahwa pembangunan pelabuhan baru ini adalah sejarah panjang bagi Sumsel. Pelabuhan Boom Baru yang dibangun sejak 1908 di tengah kota saat ini menghadapi berbagai masalah, seperti sedimentasi, kemacetan, hingga dampak kemanusiaan berupa kecelakaan lalu lintas yang sering disebabkan oleh mobil-mobil besar logistik.
“Semoga ini segera menjadi kenyataan. Provinsi (Sumsel) akan dikenal dengan bahari yang memiliki sembilan sungai besar yang semuanya berhulu ke Sungai Musi,” kata Herman Deru.
Sebagai dukungan penuh, Pemprov Sumsel secara resmi menyerahkan lahan seluas 250.000 meter persegi untuk pembangunan tersebut.
Gubernur berharap dukungan ini dapat mempercepat pemanfaatan lahan agar Sumsel dapat memacu kembali pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di angka 5,42%. Lokasi baru ini dirancang sebagai pelabuhan samudra yang terintegrasi dengan jalan tol dan jalur kereta api.
Turut hadir para Kepala OPD
(Sumber Humas Pemprov Sumsel)













