“Kondisi jalan yang rusak menjadi kendala utama, terutama saat distribusi dari kecamatan ke desa-desa. Banyak desa yang hanya bisa dijangkau dengan perahu atau speedboat,” jelas Irsan.
Untuk Kecamatan Air Sugihan, logistik diangkut melalui kapal besar dari Dermaga BKB Palembang. Sementara itu, Kecamatan Sungai Menang menggunakan jalur darat menuju arah Mesuji, Lampung, sebelum melanjutkan perjalanan dengan klotok, kapal tradisional khas daerah perairan.
Adapun untuk Kecamatan Tulung Selapan, pengiriman dilakukan melalui truk dan dilanjutkan menggunakan speedboat untuk menjangkau desa-desa perairan.
Selain infrastruktur yang kurang mendukung, musim hujan juga menjadi tantangan dalam distribusi logistik. Curah hujan yang tinggi berisiko menghambat perjalanan, terutama di daerah perairan.
Untuk mengatasi hal ini, KPU OKI telah melakukan koordinasi intensif dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan pihak kepolisian.
“Pengamanan dan koordinasi dengan PPK sudah kami lakukan dengan baik. Kami optimis, meskipun ada tantangan, logistik Pemilu akan tiba tepat waktu,” tambah Irsan.
Dengan dimulainya distribusi logistik ini, KPU OKI berharap seluruh tahapan Pilkada serentak dapat berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti. Langkah antisipasi ini diharapkan mampu memastikan kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
“Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk pengamanan dan koordinasi, untuk memastikan tidak ada kendala. Semoga Pilkada berjalan lancar dan sukses,” pungkas Irsan.














