Kapolri Laksanakan Rotasi Strategis, Wakapolda Sumsel dan Pejabat Utama Sejumlah Daerah Digeser

Mutasi Tertuang dalam Surat Telegram Terbaru, Tujuan Utama Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat

Sebagai penggantinya, Kapolri menunjuk Brigjen Pol Rony Samtana – yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumatera Utara – untuk memimpin jabatan Wakapolda Sumsel.

Perubahan juga menyentuh jabatan strategis lainnya di Polda Sumsel:

  • Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan (sebelumnya Direktur Polisi Perairan dan Udara/Dirpolairud) ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Administrasi Besar (Kapolrestabes) Palembang, menggantikan Kombes Pol Harryo Sugihhartono yang kini menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama di Sekolah Staf dan Pembinaan (Sespim) Lemdiklat Polri.
  • Jabatan Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumsel kini diemban Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, menggantikan Kombes Pol Hadi Wiyono yang dipindahkan ke Polda Kalimantan Timur.
  • Kombes Pol Doni Satrya Sembiring menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel, menggantikan Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto yang diterbangkan ke Bareskrim Polri.
  • Kombes Pol Heru Agung Nugroho ditunjuk sebagai Dirpolairud Polda Sumsel, sedangkan Kombes Pol Michael Ken Lingga dipercaya mengisi jabatan Direktur Pengamanan Mobiil dan Vitalitas (Dirpamobvit).
  • Kombes Pol Teddy Rayendra dipercaya memimpin Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumsel.

Di tingkat kapolres, sejumlah perubahan juga dilakukan:

  • AKBP God Parlasro (sebelumnya Kapolres Musi Banyuasin/Muba) diangkat menjadi Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirresnarkoba) Polda Sumsel. Jabatan Kapolres Muba kini diemban AKBP Ruri Prastowo.
  • AKBP Jhoni Eka Putra (sebelumnya Kapolres Muara Enim) dipindahkan ke Korps Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Korlantas) Polri, digantikan oleh AKBP Hendri Syaputra yang sebelumnya menjabat Kapolres Manggarai, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagaimana kebijakan rutin yang diterapkan Polri, rotasi jabatan ini disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan fokus pada penguatan kinerja di setiap daerah.

Langkah ini juga menjadi bukti komitmen institusi kepolisian dalam menjaga efektivitas dan relevansi pelayanan sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Seperti yang digariskan dalam pembukaan, perubahan ini diharapkan mampu membawa terobosan positif bagi keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan. (/Andrian)