“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan pengawasan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan lembaga peradilan yang terpercaya,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penerima takjil, Rendi (27), menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kampanye yang dilakukan dengan pendekatan langsung ke masyarakat sangat positif.
“Menurut saya ini kegiatan yang bagus. Selain berbagi di bulan yang penuh berkah, juga mengingatkan masyarakat supaya tidak memberi atau menerima gratifikasi. Jadi kami lebih paham bahwa pelayanan di pengadilan itu harus bersih,” ungkap Rendi.
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Negeri Sekayu berharap kesadaran publik terhadap pentingnya integritas dan penolakan terhadap praktik korupsi semakin meningkat, sejalan dengan upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan peradilan di Kabupaten Musi Banyuasin.(Megat Alang)














