Untuk itu, selain kepada Dinas PUPR, Iskandar juga meminta kepada kepala Desa di sepanjang sungai turut memelihara dan membersihkan sampah enceng gondok melalui pedanaan dana desa.
Sebelumnya, jajaran Dinas PUPR Kabupaten OKI dibantu warga sekitar sigap mengevakuasi jembatan agar tidak membahayakan penduduk sekitar.
“Akibat derasnya debit air, ditambah beban timbunan rumput dan enceng gondok hingga besi penahan jembatan tidak kuat. Kita segera lakukan perbaikan melalui dana pemeliharaan”, ungkap Kepala Dinas PU PR OKI, Ir. H. Hafidz, MM.
Terkait timbunan sampah enceng gondok di Sungai Komering Hafidz mengungkap pada tahun ini pihaknya akan membangun kontruksi penahan enceng gondok di Sungai Komering.
“Enceng gondok dan rumput yang dialirkan ke Sungai Komering ini sangat mengganggu dan merugikan apa lagi saat debit air sungai naik akibat curah hujan tinggi. Kita sedang mengupayakan antisipasinya dengan membangun kontruksi penahan di Kelurahan Jua-Jua tahun ini juga”, ungkap dia.













