Lebih lanjut, Herryandi menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mendampingi generasi muda.
“Kita harus menyediakan alternatif positif seperti kegiatan olahraga, seni, dan pendidikan karakter. Kesadaran adalah kunci utama untuk mencegah penyalahgunaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ust. Coy — aktivis sosial di Musi Banyuasin yang kini ditunjuk sebagai Staf Khusus Bupati Muba bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) serta Organisasi — turut memberikan tanggapan.

“Anak muda kita adalah aset masa depan. Jika kita lengah, maka narkoba akan merampas masa depan mereka. Peran organisasi dan tokoh masyarakat sangat krusial dalam membentuk lingkungan sosial yang bersih dari narkoba. Saya siap menggerakkan komunitas dan jaringan saya untuk menjadi garda terdepan dalam misi ini,” tegas Ust. Coy.
Melalui komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap masyarakat dapat bersinergi menjaga generasi muda agar tetap dalam jalur yang sehat dan produktif, menuju Muba Maju Lebih Cepat.
(Megat Alang)














