H. Iskandar, SE Inisiasi Masjid Agung Sholihin Jadi Pusat Kajian Islam dan Wisata Religi

Ogan Komering Ilir1365 Dilihat

Anton mengungkap dana yang dikelola Masjid Agung Sholihin mencapai 1 Milyar Rupiah pertahun. Dana yang diperoleh dari zakat, infak, shodaqah dan arisan kurban jema’ah masjid itu tambah Anton tidak mengendap direkening masjid namun dimanfaatkan bagi warga yang berhak.

“Dana dari infaq dan shadaqoh itu di kelola dengan manajemen yang baik seperti bantuan yatim piatu, umrah gratis, sisanya untuk operasional masjid” terang pria yang juga menjabat Asisten I Setda OKI ini.

Pada masa pandemi Covid-19 terang Anton Masjid menyalurkan bantuan bagi anak yatim di Kecamatan Kota Kayuagung.

“Ada ratusan anak yatim yang jadi anak asuh Masjid. Kita bantu 500 ribu per bulan selama tiga bulan, untuk meringankan beban mereka pada masa pandemi”,terangnya.

Atas nama jema’ah dan pengurus Masjid Agung Anton mengapresiasi Pemkab OKI yang secara intens membantu Masjid Agung Sholihin serta membangun pengembangan Kawasan Masjid Agung Sholihin.

“Alhamdulillah kami sangat apresiasi kepedulian Pak Bupati yang sudah membangun Masjid Agung Sholihin,”, katanya.

Pembangunan dan penataan Kawasan Masjid Agung Sholihin tambah Anton akan meningkatkan fungsi Masjid. Selain memberikan keamanan dan kenyamanan, pengembangan ini renacananya juga difungsikan sebagai lokasi wisata religi, melalui pembangunan sejumlah fasilitas penunjang, seperti areal manasik haji, fasilitas Pendidikan, potong hewan kurban, hingga pusat kajian keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *