Herman Deru menyampaikan bahwa setelah insiden ambruknya jembatan, ia langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian PU, untuk membangun kembali jembatan.
Ia mengapresiasi rasa tanggung jawab para pengusaha tambang batu bara yang bersedia membangun jembatan dengan konstruksi baru, bukan sekadar rehabilitasi. Gubernur menekankan pentingnya pembangunan jembatan dengan mutu yang lebih baik.
“Diawasi dengan baik, ketahanannya, dan diawasi dengan baik dengan mutu yang baik,” tegas Herman Deru.
Dalam pembangunan tersebut, Ia juga meminta agar masyarakat sekitar dilibatkan dalam pembangunan sesuai dengan kapasitasnya, sehingga mereka dapat diikutsertakan dalam pembangunan.
Sementara itu Ketua Asosiasi Pertambangan Batu Bara Sumsel, Andi Asmara, menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan akses utama yang telah digunakan sejak tahun 1980. Oleh karena itu, jembatan Muara Lawai harus segera dibangun kembali agar tidak menghambat lalu lintas masyarakat.








