Firdaus Hasbullah: Pemuda Harus Mandiri, Kolaboratif, dan Berpikir Global

Palembang2756 Dilihat

2. Menumbuhkan etos kemandirian dan kolaborasi. Kemandirian tanpa kolaborasi melahirkan kesombongan, sedangkan kolaborasi tanpa tanggung jawab menumbuhkan ketergantungan.

3. Menjadi bagian dari solusi bangsa. Pemuda diharapkan mampu terlibat aktif dalam menghadapi persoalan nasional, mulai dari kemiskinan, isu lingkungan, transformasi digital, hingga degradasi moral.

“Jadilah pemuda yang berpikir global, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal,” tandas Firdaus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Palembang dan Gubernur Sumatera Selatan atas dukungan terhadap kegiatan kepemudaan.

“Kehadiran perwakilan pemerintah malam ini adalah bukti bahwa pemerintah dan pemuda harus berjalan seiring menjaga semangat Sumpah Pemuda — bukan sekadar dalam seremoni, tetapi dalam kerja nyata,” ucapnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Sumatera Selatan, Suparman Romans, mengingatkan pentingnya menjadikan Sumpah Pemuda sebagai momentum refleksi nasionalisme.

“Kita harus mengenang jasa para pejuang dan mengisi kemerdekaan dengan karya positif. Tanpa perjuangan mereka, kita tak akan menikmati kemerdekaan hari ini,” ujar Suparman.

Dre

 

Sebagai wujud kepedulian sosial, Firdaus Hasbullah pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan berupa tangan palsu gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Aksi itu menjadi simbol nyata dari semangat gotong-royong dan empati yang diusung PGK Sumsel.