Dispora dan Polres OKI Gelar Pemilihan Duta Lalu Lintas 2025, Dorong Kesadaran Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar

Ogan Komering Ilir3911 Dilihat

ONews-id.com (OKI)-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKI menggelar kegiatan pemilihan Duta Lalu Lintas 2025 sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Kepala Dispora OKI, M. Amin, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang peduli dan patuh terhadap aturan lalu lintas.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).

Kasat Lantas Polres OKI, IPTU Oke Panji Wijaya, S.H., menambahkan bahwa ajang pemilihan duta ini merupakan agenda tahunan Polres OKI yang memiliki nilai edukatif dan inspiratif.
“Duta yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen perubahan, menyebarkan semangat tertib lalu lintas di tengah masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh 350 peserta dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten OKI. Setelah melalui proses seleksi ketat, terpilih 17 pasang finalis putra-putri yang akan menjalani pelatihan dan pembekalan untuk memperkuat kapasitas mereka sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, S.H., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan di jalan raya.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan generasi muda yang kerap menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Supriyanto juga berharap para duta yang terpilih tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
“Kami ingin melahirkan generasi OKI yang cerdas, sadar hukum, dan beretika di jalan raya. Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk keselamatan bersama,” tambahnya.

Grand final yang digelar di Gedung Kesenian Kayuagung ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya dari para peserta, menunjukkan potensi kreatif dan bakat luar biasa dari generasi muda OKI. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa penyuluhan keselamatan lalu lintas dapat dilakukan secara edukatif sekaligus menyenangkan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif.

Penulis: Andi oktarius