Ia menekankan bahwa masyarakat memiliki peran besar dalam menekan penyebaran DBD melalui gerakan PSN dengan melakukan 3M Plus. “Menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk adalah langkah sederhana, ditambah dengan taburan bubuk abate kita bisa menekan populasi nyamuk,” jelasnya.
Ia menambahkan Petugas Puskesmas selalu memberikan sosialisasi kepada warga agar tetap waspada terhadap nyamuk DBD.
“Untuk foging dilakukan bila ada kasus panas dan demam pada orang lain / tetangga yang berjarak dalam radius 200 meter penderita DBD, dan sudah mendapat surat KDRS dari Rumah Sakit setempat. KDRS ditunjukan kepada Dinas Kesehatan, lalu Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Puskesmas sebagai pelaksanaan foging, “tutupnya.








