ONews-id.com(Muba) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu janji kampanye Presiden Republik Indonesia hingga kini belum sepenuhnya dirasakan merata oleh seluruh pelajar di daerah. Di Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hampir 5.000 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat belum dapat menikmati program tersebut.
Belum terealisasinya MBG di kecamatan ini disebabkan belum tersedianya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penunjang utama pelaksanaan program. Kondisi tersebut menimbulkan harapan besar dari para siswa dan orang tua murid agar Pemerintah Pusat segera memberikan perhatian khusus.
“Siswa di Batang Hari Leko juga rakyat Indonesia. Kami mohon kepada Bapak Presiden, jangan hanya di kota besar saja yang menikmati Makan Bergizi Gratis. Kami juga menanti janji kampanye Bapak,” ungkap perwakilan suara siswa yang Disampaikan melalui orang tua dan tokoh masyarakat setempat.
Harapan serupa juga datang dari para orang tua murid. Mereka mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Toha Tohet yang telah meluncurkan Program Pakaian Sekolah Gratis, yang sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Kami selaku orang tua murid mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Muba atas program pakaian sekolah gratis. Namun kami juga berharap pemerintah daerah dan pusat tidak tinggal diam terhadap harapan anak-anak kami di Batang Hari Leko untuk menikmati Makan Bergizi Gratis,” ujar salah satu orang tua murid.
Menurut mereka, kehadiran MBG sangat berdampak positif, tidak hanya bagi kesehatan dan gizi anak-anak, tetapi juga membantu orang tua menghemat uang jajan. Terlebih bagi siswa yang berangkat sekolah langsung dari kebun, program ini dinilai sangat membantu karena tidak perlu lagi membawa bekal dari rumah.








