ONews-id.com (Riau)— Pemerintah diminta untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pendataan penerima bantuan beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog). Permintaan ini muncul menyusul dugaan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran di sejumlah desa di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu (30/07/2025).
Warga dan perangkat desa menyampaikan keluhan bahwa sejumlah masyarakat yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat kini justru tidak lagi tercantum, sementara beberapa warga yang tergolong mampu malah mendapatkan bantuan.
“Kami melihat adanya pengurangan penerima secara signifikan. Di Desa Dundangan misalnya, dari 117 penerima, kini tinggal 61 orang. Yang kami pertanyakan, mengapa justru warga yang benar-benar membutuhkan malah tidak mendapat bantuan lagi?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Program bantuan beras tersebut merupakan bagian dari program bantuan pangan nasional yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di tengah tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan pokok. Namun, tidak akuratnya data penerima dinilai merusak tujuan mulia dari program tersebut.
Sejumlah kepala desa dan perangkat RT juga mengeluhkan tidak dilibatkannya pihak desa dalam proses validasi data terbaru. Hal ini disebut menjadi salah satu penyebab utama ketidaktepatan sasaran.








