“Kita juga ketahui bahwa momen debat kandidat adalah momentum para kandidat menyampaikan visi-misinya, sekaligus adu urat saraf bagi para kandidat saat dialektika berlangsung, bagaimana mereka dapat meracik ide dan gagasannya dalam bentuk program/kebijakan 5 tahun kedepan di Kabupaten Banyuasin,” papar dia.
Euforia debat kedua ini sangat dinantikan masyarakat Banyuasin karena Paslon cawabup adalah wajah baru, Selain itu pula dapat menghidupkan para pelaku usaha mikro seperti penjual es keliling, tukang bakso dan lain sebagainya yang berada di lokasi debat.
“Bukankah selama ini KPU Banyuasin saat sosialisasi pemilukada selalu menyampaikan bahwa Pemilukada ini harus disambut dengan riang gembira,” lanjut dia.
Terkait dengan anggaran hibah yang diterima dan digunakan oleh KPU Banyuasin pada pilkada 2024, pria berambut kuncir ini meminta kepada Kejari Banyuasin untuk segera melakukan audit investigasi terhadap pemilihan tempat dan lokasi debat.
“Kita akan kawal sampai tuntas, kami yang tergabung dalam 7 organisasi bernaung dalam Aliansi LSM untuk Pemilukada yang berintegritas (ALPB) siap di garda terdepan,” tutup dia.
Pewarta : Makki














