Ft : Kabid Pengelolaan Sampah ULi Artha M.Kes
Onews-id.com (OKI)-Produksi sampah di wilayah Kota Kayuagung sehari mencapai 25 ton perhari. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih belum optimal mengatasi masalah sampah tersebut.
Minimnya anggaran serta kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di kawasa Sepucuk Kayuagung tak lagi memadai juga menjadi kendala utama dalam pengelolaan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, Muntaqit, melalui Kabid Pengelola Sampah, Uli Artha, M.Kes, Selasa (3/3/26) menjelaskan, saat ini pihaknya hanya sebatas pembinaan ke masyarakat agar mereka lebih sadar dalam mengelola sampah. Seperti sosialisasi ke sekolah yang ada bank sampah serta tempat pemilahan sampah.
Anggaran yang minim, kata Uli menjadi kendala utama dalam mengatasi persoalan sampah.
Pihaknya juga sudah mengusulkan untuk perluasan TPA seluas 5 hektar, namun belum diketahui pasti apakah disetujui atau tidak.
Selain TPA yang tak memadai lagi, Uli juga menjelaskan, keberadaan transportasi pengangkutan sampah sudah banyak yang rusak. Sehingga perlu peremajaan.âSudah banyak yang rusak, memang selayaknya harus diganti.âungkapnya.














