Onews.id.com (Pagaralam)-Viralnya pernyataan salah satu calon nasabah Bank Sumsel Babel Cabang Pagaralam di media sosial dan sejumlah pemberitaan online baru-baru ini mendapat tanggapan dari pihak manajemen bank.
Pernyataan tersebut menyudutkan layanan salah satu customer service (CS) Bank Sumsel Babel yang diduga melakukan pelecehan terhadap calon nasabah saat hendak membuka rekening. Terkait hal itu, pihak Bank Sumsel Babel Cabang Pagaralam angkat bicara.
Ditemui di ruang kerjanya, Wakil Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pagaralam, Desniarti, pada Selasa (15/7/2025), menegaskan bahwa seluruh proses pelayanan terhadap calon nasabah telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan Bank Sumsel Babel.
“Terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan kekecewaan calon nasabah, kami menyayangkan karena tidak ada upaya konfirmasi langsung ke pihak kami sebelum berita itu dipublikasikan. Padahal, apabila nasabah merasa kurang puas, kami memiliki saluran resmi pengaduan melalui bagian Humas. Kami selalu terbuka terhadap kritik dan masukan untuk perbaikan layanan,” jelas Desniarti.
Secara terpisah, Aldo Iwan, petugas customer service (CS) yang bertugas saat kejadian, juga memberikan penjelasan. Ia mengatakan bahwa calon nasabah saat itu datang untuk membuka rekening, dan sesuai prosedur awal, pihaknya menawarkan produk rekening Simpeda.
“Namun calon nasabah bersikeras ingin membuka rekening jenis Tabunganku. Setelah kami berkoordinasi dengan pimpinan, akhirnya kami memproses permintaan tersebut. Yang sangat saya sesalkan, setelah itu muncul pemberitaan yang menyudutkan saya secara pribadi sebagai CS, tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Tuduhan melecehkan sangat tidak berdasar dan tentu merugikan saya secara pribadi maupun institusi kami,” terang Aldo.
Pihak Bank Sumsel Babel berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama agar komunikasi antara nasabah dan lembaga perbankan tetap terjalin dengan baik. Mereka juga mengimbau agar media dalam menyampaikan informasi tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan konfirmasi dari berbagai pihak demi menjaga akurasi dan kredibilitas pemberitaan.
Boi








