“Yang penting bagaimana sikap, gerak tubuh, dan artikulasi dalam melayani masyarakat. Jika akhirnya sampai ke meja hijau, artinya itu bukan juru damai. Artinya kita harus bisa selesaikan secara damai,” ungkapnya.
Perwakilan dari Sumsel berjumlah 10 orang, terdiri dari lima kepala desa dan lima lurah. Mereka akan mengikuti acara Peace Maker Justice Award yang dijadwalkan pada tanggal 1-4 September 2025 di BPSDM Pusat, Cinere, Depok.
Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. H. Sunarto, S.Sos., M.Si dan OPD lainnya.
(Sumber Humas Pemprov Sumsel)














