ONews-id.com (Palembang)- Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumatera Selatan, Ir Baharudin, enggan berkomentar terkait viralnya anggota DPRD Kabupaten OI Komisi III yang meminta bantuan baju seragam kerja ke Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup yang melibatkan kader partainya.
“Saya belum tahu informasinya, jadi saya tidak bisa komentar. “kata Ir Baharudin, ketika dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (7/10/25).
Menurut Baharudin, ini masalah politik dirinya takut berkomentar karena ketidaktahunnya. “Nanti bisa digoreng”ujarnya.
Informasi sebelumnya menyebutkan jika Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Husnul Anam, menyayangkan anggota Komisi III DPRD OI yang merupakan kader PKS ikut masuk daftar minta bantuan seragam kerja di OPD. “Harusnya koordinasi dulu dengan partai.”kata Husnul Anam, ketika dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.
Sebagai Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera, Husnul Anam telah menegur kader partai bernama Ilham tersebut.”Sudah kita tegur yang bersangkutan agar tidak mengulangi perbuatannya.”kata pria yng akrab disapa ustadz ini.
Husnul Anam menegaskan, kader partainya tidak dibenarkan meminta bantuan kepada OPD apapun bentuknya hal ini untuk menjaga nama baik partai. “Perbuatan tersebut jelas tidak dibenarkan. Apalagi dilakukan seorang wakil rakyat.”ungkapnya.
Kejadian ini lanjut dia, bisa dijadikan pelajaran bagi kader PKS yng lainnya untuk tidak meniru apa yang telah dilakukan anggota DPRD OI dari Komisi III.
“Hal ini kita harap tidak terulang lagi.”harapnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera, Ilham yang merupakan anggota Komisi III DPRD Ogan Ilir, namanya ikut terseret dalam daftar yang ingin meminta bantuan seragam dengan pesanan ukuran L slim.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Ilham enggan berkomentar banyak terkait namanya masuk dalam daftar proposal yang meminta bantuan seragam baju tersebut.
“Semuanya sudah selesai di BK tanyakan saja langsung.”kata Ilham singkat.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil OKI dan OKI, Jauhari, A.Ma sangat menyesalkan kader PKS ikut arus dalam proposal minta bantuan seragam kerja.
“Kan untuk seragam sudah ditanggung negara, ngapain minta dengan OPD. Kejadian ini sangat saya sesalkan sebagai kader PKS.”kata Mas Joe begitu sapaan akrabnya, Kamis (25/9/25).








