“Jadi sensus ekonomi 2026 ini menggambarkan banyak aspek, jadi komprehensif dari mulai jumlah penduduk yang akurat, pelaku usaha, penghasilan, pengeluaran ada 41 item tadi yang tergambarkan nanti, dan ini butuh kesiapan dari mitra,” jelasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Pemerintah Provinsi Sumsel juga telah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat se-Sumatera Selatan. Para camat diminta aktif melakukan monitoring serta melaporkan perkembangan pelaksanaan sensus di wilayah masing-masing.
“Maka camat berkewajiban nanti dengan tugasnya sebagai pemimpin wilayah untuk terus memonitor dan melaporkan perkembangan di lapangan,” tegas Herman Deru.
Hasil sensus nantinya akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah hingga pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan strategis berbasis data akurat. Pemerintah Provinsi Sumsel berharap pelaksanaan Sensus Terintegrasi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.(ADV Pemprov Sumsel)-








