Sempat Dimarahi Bupati Perjuangkan Jumlah Kuota P3K Terbanyak, Muhammad Amin Peduli Nasib Guru

ONews-id.com (OKI) – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat kuota P3K terbanyak di Sumatera Selatan (Sumsel), yakni mencapai 2000 kuota dari 4350 kuota se Sumsel.”OKI mendapatkan jumlah 50 persen dari total kuota P3K guru di Sumsel.”kata Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Amin, S.Pd MM, saat membuka acara bimbingan teknis guru se Kecamatan Kota Kayuagung, Selasa (22/11/2022) di Gedung Kesenian.
Jumlah tersebut kata Amin, merupakan hasil perjuangan dirinya selaku Kepala Dinas Pendidikan OKI. “Saya bersama Kepala BKD OKI sempat dimarahi pak bupati, karena mengusulkan jumlah kuota P3K yang sangat banyak. Kata pak bupati, kepada saya, kalau kuotanya banyak, bisa habis APBD OKI untuk gaji mereka.”cerita Amin.
Namun, lanjut Amin dirinya berhasil meyakinkan bupati, akhirnya jumlah kouta P3K Kabupaten OKI paling banyak.”Jadi kalian harus bangga menjadi seorang guru.”kata Amin menyemangati para guru yang disambut tepuk tangan.
Sebelumnya kata Amin, sudah ada 861 P3K yang telah dilantik jadi CPNS. Jumlah tersebut akan ditambah lagi. Sebanyak 2000 yang dalam akan mengikuti tes.
Ditambahkan, Kasi Kurikulum Disdik OKI, Drs H Marlian, MM, jumlah peserta tes ada 2200 orang P3K guru. Sementara kuota yang akan diangkat ada 2000 orang.”Jadi peluang lulus sangat besar.”ungkapnya.
Adapun penilaian tes, berasal dari penilaian kepala sekolah tempat guru tersebut mengajar, dinas pendidikan, pengawas sekolah.
Marlian menjelaskan, mengapa Kabupaten Ogan Komering Ilir mendapat kuota terbanyak dari kabupaten lain.”Karena pada saat itu, kabupaten lain ragu, mengajukan jumlah kuota banyak. Mereka takut membebani APBD kabupaten, nah ternyata P3K digaji oleh dana APBN, sehingga mereka menyesal. Dan OKI akhirnya yang banyak.”jelas Marlian.
Marlian mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Amin yang gigih memperjuangkan jumlah kuota P3K terbanyak.”Salut kepada pak Amin, walaupun harus dimarah pak bupati, beliau peduli terhadap kesejahteraan para guru.”tandasnya.(40/D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *