Retret Laskar Pandu Satria, Inisiasi Gubernur HD Didik Pemuda Bermasalah Sosial atau Perilaku

“Ini adalah momentum kebangkitan kembali program pendidikan karakter di Sumsel. Kita punya sumber daya manusia yang siap, kita juga punya mitra yang kuat TNI, Polri, dan Kejaksaan. Mari kita gunakan kekuatan ini untuk membina anak-anak kita menjadi generasi tangguh, bebas dari pengaruh negatif seperti miras, narkoba, dan pergaulan bebas,” tegas HD.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi & Umum, H. Zulkarnain selaku Ketua Panitia Retret menjelaskan bahwa Retret merupakan program inisiasi Gubernur Sumsel dengan tujuan penguatan karakter pelajar serta menyiapkan generasi muda unggul menyongsong Bonus Demografi 2045.

“Retret berlangsung selama 10 hari, mulai Tgl 1 -10 Juli 2025, diikuti oleh 100 siswa SMA/SMK dari 6 kabupaten/kota yaitu Banyuasin, Muara Enim, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Kota Prabumulih, dan Kota Palembang.

“Peserta yang mengikuti program ini telah dipilih secara selektif, dengan prioritas utama bagi siswa yang menunjukkan perilaku bermasalah berulang, seperti sering membolos, terlibat perkelahian, atau mengalami gejala perundungan”, ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan berbagai materi penguatan karakter seperti Kedisiplinan, Wawasan kebangsaan, Kerja sama tim, Motivasi diri, dan Pengelolaan emosi sosial yang disampaikan oleh para pelatih dari unsur TNI, Polri, serta narasumber profesional lintas sektor.

Turut hadir Kajati Sumsel, DR. Yulianto, SH.,MH, Walikota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M. Si, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumsel, Aria Ahmad Mangunwibawa, S.PSI., M.SI, Ketua Kwarda Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, M.M dan Para Kepala OPD Provinsi Sumsel.

(Sumber Humas Pemprov Sumsel)