Reaktivasi Desk Karhutla 2026, Menko Polkam Tekankan Kesiapsiagaan

Palembang1166 Dilihat

Onews-id.com (Palembang)- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi prioritas nasional menjelang musim kemarau 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla di Palembang, Rabu (6/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam mereaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla 2026 guna memperkuat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi penanganan karhutla secara nasional.
Djamari meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan melalui aktivasi posko siaga, patroli terpadu, pemetaan wilayah rawan, serta kesiapan personel dan peralatan, terutama di wilayah rawan seperti South Sumatra.
Ia juga mengingatkan prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini datang lebih awal dengan kondisi lebih kering dan puncaknya diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan luas karhutla nasional terus menurun dalam beberapa tahun terakhir berkat meningkatnya koordinasi antarinstansi. Penanganan karhutla, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Kepala BNPB Suharyanto menambahkan, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat peduli api. Dalam apel tersebut juga diserahkan bantuan perlengkapan Satgas Darat, termasuk drone untuk deteksi dini titik api.
Untuk mendukung penanganan di Sumsel, BNPB menyiapkan dua helikopter water bombing sebagai langkah awal menghadapi potensi karhutla musim kemarau tahun ini.(R)