PKB Sumsel Konsolidasi Lima Tahun, Menakar Arah Politik ke Depan

PKB Sumsel Konsolidasi Lima Tahun, Menakar Arah Politik ke Depan

“PKB dilahirkan para ulama. Politik bagi kami adalah bagian dari ibadah, sarana untuk menghadirkan manfaat bagi rakyat, terutama petani dan masyarakat kecil,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKB, Zainul Munasichin, menempatkan Muswil sebagai amanat organisatoris hasil Muktamar PKB di Bali. Menurutnya, Muswil dirancang sebagai mekanisme konsolidasi yang terstruktur, terpimpin, namun tetap berada dalam koridor demokrasi internal.

“PKB memilih jalan musyawarah agar organisasi memiliki ketahanan menghadapi dinamika politik, baik dari dalam maupun luar,” ujar Zainul saat membuka Muswil.

Muswil PKB Sumsel menjadi agenda ketiga yang dipimpinnya setelah Nusa Tenggara Barat dan Papua Pegunungan. Zainul menilai, secara umum, Muswil PKB di berbagai daerah berlangsung demokratis, damai, dan berkualitas.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, agar seluruh kader menjadikan musyawarah mufakat sebagai prinsip utama dalam proses restrukturisasi dan penguatan partai.

Bagi PKB Sumsel, Muswil kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Ia menjadi ruang jeda untuk menimbang capaian, membaca tantangan, dan menyiapkan arah langkah politik di tengah lanskap demokrasi yang kian kompleks. (Ndre)