Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa Praja IPDN merupakan anatomi penting dalam struktur pemerintahan sekaligus motor penggerak regenerasi kepamongprajaan.
“Banyak yang memuji pemberdayaan praja di Sumsel karena mereka memang kompeten. Saya menempatkan mereka di posisi strategis karena saya percaya pada kemampuan teknis mereka dalam mengelola pemerintahan,” ujar Herman Deru.
Namun, Gubernur juga memberikan catatan penting terkait pengembangan diri. Menurutnya, kompetensi akademik dan teknis harus diimbangi dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni.
“Saya ingatkan, posisi strategis bukan hanya soal nasib, tapi juga soal komunikasi. Terkadang ada yang mampu secara kerja tapi lemah di komunikasi. Perbaiki cara berkomunikasi agar kinerja semakin optimal dan amanah yang diemban dapat tersampaikan dengan baik,” tambahnya.








