Perkara Sambung Ayam Pengacara Ini Praperadilankan Pihak Kepolisian

ONews-Id Com (Lahat)– Penangkapan terhadap 2 orang warga Desa Rantau Tenang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan tuduhan terlibat judi sabung ayam oleh anggota kepolisian Sektor Tebing Tinggi Polres Empat Lawang,    ditindak lanjuti  Tim Kuasa Hukum Jilun & Rekan yang  turun gunung untuk memohon kepada Pengadilan Negeri Lahat agar di Praperadilankan.

Ditemui dihalaman Gedung Pengadilan Negeri Lahat, Rabu, (2/3/22), Jilun mengatakan bahwa dirinya baru saja mendaftarkan selaku Pemohon untuk Praperadilan atas 2 orang nama klien bernama Asmi Bin Udi (Alm) (62) dan Adam Malik Bin Ahmad Rifai,(54).

Bacaan Lainnya

Pengacara Kondang di Sumsel ini mengatakan bahwa kedua klienya tidak seharusnya ditangkap oleh anggota Polsek Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, tanpa dibarengi bukti .
” Tadi saya sendiri yang menghantarkan permohonan praperadilan dengan surat perkara nomor 1 praperadilan untuk sdr.  Asni dan sdr.  Adam Malik surat perkara nomor dua, kami menduga pihak kepolisian setempat asal tangkap, adapun yang menjadi dasar menurut kami, klien kami tidak bersalah klien Kami berdomisili disana dan tidak ada bukti-bukti yang menyatakan klien kami bersalah, Asmi karena setiap hari melewati jalan tersebut dan mandi di tempat pemandian tersebut sehingga pada saat penggerebekan Asmi tidak melarikan diri karena dia tidak merasa bersalah saat itu, dia pergi ke pinggir kali untuk mandi, dan klien atas nama Adam Malik mampir ke tempat itu untuk mencari anaknya yang belum pulang dan dia mencari anaknya bermaksud disuruh untuk pulang karena waktunya mengaji dan shalat berjamaah, sehingga tidak ada sedikitpun diantara 2 orang ini, walaupun tahu tempat kumpulan orang itu, tetapi klien kami tidak mengetahui apakah taruhan atau tidak di sana, “.ujar Jilun.

Jilun menambahkan bahwa klienya memang mengetahui orang ngadu ayam dan rame-rame di sana,
“Klien kami tidak ada yang melihat ke gelanggang atau nonton sabung ayam, biasanya klien bernama Asmi pulang dari kebun langsung mencuci kaki di samping orang sabung ayam, Kalau saudara Adam Malik mencari anaknya di sekitaran tempat orang ngadu ayam tersebut, sehingga tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk menangkap klien kami dan menetapkan tersangka dan intinya tersangka ini terkesan penangkapan tersebut dipaksakan, karena tidak ada bukti sedikitpun yang menyatakan klien Kami
mempunyai ayam klien Kami bersalah, tidak ada sama sekali penetapan tersangka ini menurut kami sangat tidak dengan prosedur dari pihak kepolisian untuk itu melalui praperadilan ini kami hanya meminta agar penyidik kepolisian sektor Polsek Lawang agar segera mengeluarkan surat penghentian Penyelidikan dan penyidikan sehingga Klien kami tidak merasa tertekan, klien kami tidak merasa dihantui rasa takut, klien kami ini orang kampung asli mendengar cerita polisi pun dia sudah merasa tertekan dan dan ketakutan apalagi ini ditakut-takuti, makanya kami melalui praperadilan ini berharap kepada majelis hakim untuk segera memerintahkan, penyelidikan ini dihentikan oleh Polres Empat Lawang Polsek tebing kami dari kuasa hukum sangat mendukung pemberantasan penyakit masyarakat perjudian maupun narkoba maupun penyakit-penyakit masyarakat yang lain tapi kepada orang yang bersalah, KUHP menyatakan tiada kesalahan tanpa aturan tiada kesalahan tanpa perbuatan Jadi kau tidak ada perbuatan kesalahan dan perbuatan itu tidak dilarang oleh undang-undang artinya orang tidak bersalah klien kami masuk orang yang tidak bersalah dalam penangkapan kemudian diamankan 24 jam kemudian ditetapkan tersangka penetapan tersangka oleh pihak polisi Tebing Tinggi terhadap kerangka mencederai hukum di Republik ini,” tegas Jilun kepada Wartawan.
Sementara Kasat Res Iptu Basri dari Pihak Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang saat dikonfirmasi melalui media WhatsApp hanya menjawab “Oky trims imf nya”, tulis Basri menjawab konfirmasi media ini.(Ril/SMSI lahat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.