Pengurus Masjid Agung Sholihin Akan Gelar Kegiatan Dauroh Intensif

#Praktek Tata Cara Ibadah Yang Baik Dan Benar

# Pendataran Gratis dan untuk umum

ONews-id com (OKI)-Pengurus Masjid Agung Sholihin Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui bagian seksi Peribadatan akan mengadakan Kegiatan Dauroh Intensif  selama 7 hari di mulai pada hari  Rabu 12 – Selasa 18 Oktober 2022 setelah ba,da magrib yang dilaksanakan di masjid agung Sholihin Kayuagung.

Pelaksanaan ini akan mengajarkan praktek tata cara  ibadah yang baik dan benar mulai dari istinja,wudhu dan sholat sesuai dengan tuntunan nabi Muhammad Saw.
Ustadz Erwin amar fadila selaku ketua Pelaksana kegiatan Dauroh saat dibincangi media ini menjelaskan” Dengan dilaksanakan nya Kegiatan ini diharapkan  agar seluruh kaum muslimin khusus nya yang berada di Kota Kayuagung bisa menjalan kan ibadah dengan sempurna sesuai tuntunan Rasulullah SAW,  kegiatan ini Insya Allah akan di bimbing langsung oleh Guru-guru atau ustadz-ustadz yang ahli di bidang nya dengan pemateri ustadz K.H Abdul Rohim Kholid S.Q,M.pd.i dan Ustadz Dahlan Abu Bakar serta fasilitas modul materi, sertifikat bagi peserta serta coffee break Dan snack bagi peserta dan kegiatan ini dibuka untuk umum dan gratis.
“Karna Allah SWT telah menjelaskan bahwasanya sholat dapat mencegah kita dari berbuat keji dan munkar (QS Al Ankabut: 45), selama ini kita sudah sholat bahkan kita merasa sudah istiqomah dalam mengerjakan nya namun disisi lain kita juga masih sering berbuat keji dan munkar melanggar aturan-aturan Allah SWT baik yg kecil ataupun besar di sengaja maupun tidak disengaja. Oleh karna itu mungkin selama ini ada yg salah didalam sholat kita selama ini kita hanya ikut-ikutan saja dalam mengerjakan sholat tanpa tau bacaan sholat nya yang baik dan benar dan apa makna dari bacaan dan gerakan sholat yg kita kerjakan. Atau mungkin juga di dalam kita berwudhu kita juga hanya sekedar ikut-ikutan tanpa memiliki ilmu dalam berwudhu sehingga wudhu kita asal asalan dan akhirnya tidak sempurna. Dan bisa jadi akar masalah nya saat kita istinja ( buang air kecil dan besar) kita juga masih asal asalan yg penting keluar tanpa memakai adab dan ilmu dalam istinja sehingga percikan-percikan bekas kita istinja menyebar dan menempel di pakaian kita dan itu yamg menyebabkan ibadah kita akhirnya tidak sempurna dan tidak bisa mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar”,terang ustadz.(Andi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.